|
|
|
|
Apakah Anda tahu cara mengendalikan emosi saat trading, Wangsit Sugiri?
|
|
Kesuksesan trading Anda bergantung pada perpaduan
pengetahuan, strategi, dan psikologi. Sebagian trader
berpengalaman menyatakan bahwa aspek psikologi dapat
menyumbang hingga 80% atau bahkan 90% dari keberhasilan
mereka.
|
|
Berikut adalah beberapa tip sederhana untuk membantu Anda
mengelola emosi dan mengurangi pengaruhnya.
|
|
|
|
|
Emosi apa yang penting dalam trading?
|
|
Rasa takut dan keserakahan dapat mengganggu
kemampuan Anda dalam mengambil keputusan
yang rasional.
|
|
•
|
Rasa takut dapat
menghentikan Anda saat perlu
mengambil risiko yang
diperlukan untuk mencapai
potensi imbal hasil yang
diinginkan.
|
|
|
•
|
Keserakahan dapat mendorong
transaksi impulsif dengan
risiko yang terlalu besar.
|
|
|
|
|
1. Pahami kepribadian Anda
|
|
Setiap trader memiliki kepribadian yang
unik. Anda mungkin tidak akan pernah
mengubahnya, tetapi Anda dapat belajar
mengelola emosi. Saat menyadari bahwa Anda
mulai mempertahankan posisi rugi dengan
keras kepala sambil berharap harga berbalik
arah, kenali emosi tersebut.
|
|
|
|
2. Terima kepribadian dan emosi Anda
|
|
Setelah memahami emosi yang mendorong Anda mengambil
keputusan tidak rasional, Anda dapat menghentikan diri
sendiri. Terima emosi Anda, lalu ambil keputusan berdasarkan
pengetahuan. Seiring waktu, Anda dapat membiasakan respons
yang tepat secara otomatis.
|
|
|
3. Bangun tingkat kepercayaan diri yang
tepat
|
|
Kurang percaya diri maupun terlalu percaya
diri dapat menghambat Anda menjadi trader
yang Anda inginkan. Evaluasi strategi secara
rutin, analisis semua transaksi Anda, dan
pahami kelebihan serta kekurangan Anda untuk
mengetahui kemampuan yang sebenarnya.
|
|
|
|
4. Kelola risiko Anda
|
|
Alat manajemen risiko membantu Anda menentukan saat
transaksi harus ditutup dan tetap berpegang pada keputusan
tersebut. Ini mengurangi pengaruh emosi dalam trading.
Contohnya, order stop loss membantu mencegah kerugian yang
lebih besar jika posisi terus bergerak berlawanan dengan
arah Anda.
|
|
|
|
|
5. Buat rencana trading
|
|
Rencana Anda sebaiknya mencakup:
|
|
•
|
Tujuan yang ingin Anda capai
|
|
|
•
|
Rasio risiko dan imbal hasil
yang diinginkan
|
|
|
•
|
Strategi trading pilihan
Anda
|
|
|
|
|
Setelah memiliki rencana, patuhi rencana tersebut. Sebagus
apa pun peluang transaksi spontan terlihat, keputusan
tersebut cenderung didasarkan pada emosi. Tujuannya adalah
menguasai emosi dan mengelolanya dengan baik.
|
|
|
|
|
*Materi ini bukan ajakan, saran, atau rekomendasi trading
dan hanya untuk informasi. FBS tidak bertanggung jawab atas
kerugian yang timbul akibat penggunaan informasi atau
strategi yang dijelaskan di sini.
|
|
|
|
|
Pusat Bantuan
|
Masuk
|
|
Anda menerima email ini karena Anda terdaftar di fbs.com.
|
|
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan hubungi kami melalui email di support@fbs.com
|
|
|
|
Peringatan risiko: Sebelum memulai trading, Anda harus benar-benar memahami risiko yang terkait dalam pasar mata uang dan trading menggunakan margin, dan Anda harus menyadari tingkat pengalaman Anda.
|
|
|
|
|
|